CINTA NEGERIKU

RIAU UNTUK INDONESIA

Facebook | Twitter | Advertise

Fri Apr 04 2025 16:22:20 GMT+0000 (Coordinated Universal Time)

Dugaan Skandal Perjalanan Dinas, Bupati Kampar Didesak Mundur

Selasa, Juni 24, 2014

Demo Massa
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Terkait kasus korupsi perjalanan dinas keluar negeri oleh Bupati Kampar beserta keluarganya. Puluhan massa yang tergabung dalam wadah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara, mendesak pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau untuk menetapkan Bupati Kampar, Jefry Noer sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana BPR Sarimadu,

Aksi demo puluhan massa di depan Gedung Kejati Riau, pada Senin (23/6/14) siang itu, massa juga mendesak pihak Kejati Riau agar kasus penganiayaan yang dilakukan istrinya yang juga Wakil Ketua DPRD Kampar, Eva Yuliana, bersama ajudan Bupati Kampar segera diusut tuntas.

Ketua DPD LSM Penjara, Sunardi, bersama Wakilnya, Budi, menyatakan, keterlibatan Bupati Kampar dalam perkara yang menyeret mantan Dirut BPR Sarimadu, HM Syafri, ke persidangan, sudah sangat jelas. Apalagi dalam persidangan, Syafri pernah menyatakan kalau keberangkatan Bupati Kampar beserta istri dan kedua anaknya atas arahan Jefry Noer sendiri," soraknya.

Pengakuan Syafri dalam persidangan juga telah diterbitkan ungkapannya di media massa lokal di Riau. Tidak ada lagi alasan pihak Kejati Riau, untuk tidak menetapkan Jefry Noer sebagai tersangka, dan itu sudah ada bukti baru," teriak Sunardi lagi.

Aksi demo massa ini akhirnya diterima oleh pihak Kejati Riau yang diwakili Kepala Seksi (Kasi) I Intel Kejati Riau, Satria Abdi SH.

Kepada pendemo, Satria Abdi menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut. Disampaikannya, terkait keterangan Syafri di persidangan, kepergian Jefry dan keluarganya atas permintaan Bupati Kampar akan ditindaklanjuti oleh Pidsus Kejati Riau.

Lebih lanjut, Satria menyampaikan tidak menutup kemungkinan akan adanya penambahan tersangka baru.

" Yang jelas kita lihat saja hasil persidangan yang masih berjalan. Kalau sudah ada putusannya dan bukti-bukti baru, langsung akan kita dalami penyidikannya," pungkas Satria.

Usai mendengar keterangan Satria, massa pendemopun membubarkan diri. (red/rtc)



0 komentar:

Posting Komentar


Bupati Bengkalis Santuni 605 Anak Yatim-Kaum Dhuafa di Mandau

Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan di Mesjid Baitulrahmah Duri

Dihadiri Bupati, Kajari Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama

 

SOSIAL

  • Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan di Mesjid Baitulrahmah Duri
  • Bupati Bengkalis Santuni 605 Anak Yatim-Kaum Dhuafa di Mandau
  • Dihadiri Bupati, Kajari Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama
  • 462.67 Ribu Jiwa Rakyat Riau Miskin
  • Turis Amerika Kunjungi Masjid Agung An Nur Pekanbaru
  • Warga: Kapal Berlabuh di Kantor Bupati Bengkalis jadi Sejarah
  • PENDIDIKAN

  • Guru Berprestasi di Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional
  • IARMI Riau Canangkan Bangun Universitas UARMI
  • Oknum Sekolah di Riau Terindikasi Selewengkan Dana BOS
  • 213 Mahasiswa STAI Laksanakan KKN di 5 Kecamatan Bengkalis
  • SMPN 1 Mandau dan SMAN 1 Bukit Batu Raih Juara di LPI Bengkalis 2014
  • Herliyan: Dengan Membaca Dapat Tingkatkan Kualitas SDM di Berbagai Bidang
  • SENI & BUDAYA

  • Turis Amerika Kunjungi Masjid Agung An Nur Pekanbaru
  • Sekda Bengkalis Ajak Pegawai Pemkab Ramaikan Wirid Pengajian
  • Tarekat Naqsabandiyah di Padang Sudah Tarawih Malam Ini, Besok Puasa
  • Meranti Juara 3 Parade Tari Daerah Riau Tahun 2014
  • Gubri Minta PWI dan Balai Adat Perjuangkan RTRW Riau
  • Bupati Buka Rapat Kerja Daerah LAMR Bengkalis 2014
  • All Rights Reserved © 2012 RiauGreen.com | Redaksi | Riau