CINTA NEGERIKU

RIAU UNTUK INDONESIA

Facebook | Twitter | Advertise

Fri Apr 04 2025 00:29:47 GMT+0000 (Coordinated Universal Time)

BI Riau Musnahkan Rp380 Miliar Uang Rusak

Selasa, Juni 24, 2014

Bank Indonesia
PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Selama triwulan I-2014, Bank Indonesia memusnahkan Rp380,77 miliar uang kartal rusak yang sudah tidak layak edar di Provinsi Riau.

"Uang tidak layak edar yang dimusnahkan tercatat sebear Rp380,77 miliar. Atau meningkat sebesar 43,19 persen dibandingkan dengan triwulan sebelumnya," kata Kepala Perwakilan BI Riau, Mahdi Muhamad, di Pekanbaru, Senin (23/6).

Ia menjelaskan, BI memang secara berkala melakukan kegiatan pemusnahan uang tidak layak edar.

Menurut dia, pemusnahan itu sejalan dengan upaya pemenuhan jumlah nominal uang kartal menurut jenis pecahan dan dalam kondisi baik atau layak edar.

Uang rusak yang telah dimusnahkan itu, diterima BI dari setoran bank maupun penukaran uang dari masyarakat.

"Untuk selanjutnya, BI mengganti uang itu dengan yang layak edar," katanya.

Ia mengatakan, rasion uang tidak layak edar terhadap uang yang masuk ke BI (inflow) para triwulan I-2014 tercatat sebesar 20,20 persen. Jumlah itu lebih rendah ketimbang triwulan sebelumnya, yang tercatat sebesar 35,72 persen.

Ia menambahkan, para triwulan I-2014 BI juga menerima laporan uang Rupiah tidak asli. Jumlah volume uang Rupiah tidak asli sebanyak 125 lembar. Uang palsu tersebut terdiri dari pecahan Rp100.000 sebanyak 46 lembar, pecahan Rp50.000 ada 76 lembar dan Rp20.00 sebanyak tiga lembar.

"Penemuan uang Rupiah tidak asli tersebut, berdasarkan permintaan klarifikasi dari perbankan dan masyarakat, serta setoran bank-bank ke Kantor Perwakilan BI Riau," katanya.

Ia mengatakan, BI Riau secara rutin melakukan sosialisasi mengenai ciri-ciri keaslian uang Rupiah kepada masyarakat, termasuk kepada kalangan perbankan. Upaya tersebut bertujuan, untuk meningkatkan kesaradaran (awareness) masyarakat dalam mengidentifikasi keaslian uang Rupiah.

Prinsip sederhana dalam mengidentifikasi uang asli disebut dengan "3D" (Dilihat, Diraba dan Diterawang).

"Dengan adanya sosialisasi ciri keaslian uang Rupiah, masyarakat diharapkan terhindar dari penyebaran uang Rupiah tidak asli," ujarnya. (red/ant)


0 komentar:

Posting Komentar


Bupati Bengkalis Santuni 605 Anak Yatim-Kaum Dhuafa di Mandau

Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan di Mesjid Baitulrahmah Duri

Dihadiri Bupati, Kajari Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama

 

SOSIAL

  • Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan di Mesjid Baitulrahmah Duri
  • Bupati Bengkalis Santuni 605 Anak Yatim-Kaum Dhuafa di Mandau
  • Dihadiri Bupati, Kajari Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama
  • 462.67 Ribu Jiwa Rakyat Riau Miskin
  • Turis Amerika Kunjungi Masjid Agung An Nur Pekanbaru
  • Warga: Kapal Berlabuh di Kantor Bupati Bengkalis jadi Sejarah
  • PENDIDIKAN

  • Guru Berprestasi di Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional
  • IARMI Riau Canangkan Bangun Universitas UARMI
  • Oknum Sekolah di Riau Terindikasi Selewengkan Dana BOS
  • 213 Mahasiswa STAI Laksanakan KKN di 5 Kecamatan Bengkalis
  • SMPN 1 Mandau dan SMAN 1 Bukit Batu Raih Juara di LPI Bengkalis 2014
  • Herliyan: Dengan Membaca Dapat Tingkatkan Kualitas SDM di Berbagai Bidang
  • SENI & BUDAYA

  • Turis Amerika Kunjungi Masjid Agung An Nur Pekanbaru
  • Sekda Bengkalis Ajak Pegawai Pemkab Ramaikan Wirid Pengajian
  • Tarekat Naqsabandiyah di Padang Sudah Tarawih Malam Ini, Besok Puasa
  • Meranti Juara 3 Parade Tari Daerah Riau Tahun 2014
  • Gubri Minta PWI dan Balai Adat Perjuangkan RTRW Riau
  • Bupati Buka Rapat Kerja Daerah LAMR Bengkalis 2014
  • All Rights Reserved © 2012 RiauGreen.com | Redaksi | Riau