![]() |
| Ilustrasi : net |
Peristiwa ini terjadi, Senin (22/7/2013) sekitar pukul 03:00 WIB yang menimpa keluarga Nelson Simarmata (36). Empat anaknya merenggang nyawa karena rumah yang terbuat dari papan itu ludes dilalap dijago merah.
Korban tewas itu adalah,Dame Winda Sari Simarmata (7), Arnoldus Adi Saputra Simarmata (5), Grexon Fernando Simarmata (3) dan Frederikus Ferianto Solooh Simarmata yang masih berusia 1 tahun, 6 bulan.
Jasad empat kakak beradik itu ditemukan dalam kondisi hangus dan berjejer menuju pintu depan rumahnya. Diduga empat kakak beradik itu berupaya keluar dari rumah namun gagal karena pintu dikunci dari luar.
Pintu rumah itu ternyata memang sengaja dikunci dari luar sama orangtuanya. Ini karena sekitar pukul 02:00 WIB, kedua orangtuanya sudah pergi berjualan sayur ke kecamatan tetangga. Mengunci rumah dari luar sudah biasa mereka lakukan setiap pergi berjualan. Keduanya biasanya baru kembali berjualan sayur sekitar pukul 06:30 WIB.
Orangtua ke empat bocah itu dikabari warga setelah api menghanguskan rumahnya. Begitu tiba, melihat anaknya dalam kondisi hangus setelah dievakuasi, keduanya jatuh pingsan.
Kapolsek Seberida, Kompol Yakop Silo membenarkan peristiwa itu. Pihak kepolisian menerima kabar dari warga sekitar pukul 04;00 WIB.
“Saat anggota polisi tiba dilokasi, seluruh bagian rumah sudah terbakar sehingga tidak banyak yang dapat dilakukan bersama warga, apalagi sumber air disekitar TKP sangat sulit,” katanya. (*)

0 komentar:
Posting Komentar