CINTA NEGERIKU

RIAU UNTUK INDONESIA

Facebook | Twitter | Advertise

Anggota TNI dan Polisi di Pekanbaru Nyaris Baku Hantam

Sabtu, Februari 22, 2014

PEKANBARU, RIAUGREEN.COM - Bentrok aparat kepolisian dan TNI hampir terjadi lagi. Puluhan anggota Pasukan Khas (Paskhas) TNI-AU Roesmin Noorjadin, Pekanbaru, Riau, nyaris terlibat bentrok fisik dengan anggota Polsekta Sukajadi, Pekanbaru, sekitar pukul 19.00 WIB.

Petinggi kedua badan penegak keamanan itu sampai harus mendatangi lokasi keributan. "Tidak ada bentrok fisik. Anggota TNI AU hanya datang saja ke sini. Mereka menanyakan laporan adek rekannya yang dibuat dua hari lalu," Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Arief Fajar Satria, Kamis (20/2/2014).

Diakui Arief, memang sempat terjadi salah paham antara anggota TNI AU dan petugas Polsek. "Sudah ditengahi dan tidak ada masalah lagi," ucapnya.

Dijelaskan Arief, oknum TNI yang dirahasiakan namanya pernah membuat laporan kehilangan sepeda motor Yamaha Mio BM 5241 VJ. Kehilangan terjadi di Jalan Kakak Tua, Sukajadi, Rabu 19 Februari 2014.

"Oknum ini merasa laporannya tidak ditanggapi. Pasalnya, surat kehilangan tidak dikeluarkan dan dia menanyakan itu. Polsek bukannya tidak mengeluarkan, tapi karena sudah dua hari listrik sering padam," terang Arief.

Sementara itu, Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) TNI-AU Mayor Suspil Padri membenarkan kedatangan puluhan anggotanya ke Polsekta Sukajadi. Dia juga membantah telah terjadi kontak senjata antara puluhan anggotanya dengan aparat polisi.

"Tidak ada bentrok. Tidak ada penembakan. Puluhan anggota datang, karena merasa laporannya rekannya tidak ditanggapi," ucap Suspil.

Namun pernyataan dua perwira menengah itu, berbeda dengan pernyataan masyarakat sekitar. Warga menyebut, polisi sempat berkelahi dengan oknum TNI yang menanyakan laporan.

"Anggota itu datang marah. Terjadi perkelahian. Saya melihat baju TNI tadi robek. Setelah itu dia pergi. Tak lama kemudian, datang puluhan temannya," ujar warga yang tidak mau disebutkan namanya.Menurut warga tadi, anggota polisi yang berkelahi dengan oknum TNI bernama Samos dan Zulkifli. "Satunya perwira berpangkat inspektur polisi dan satunya berpangkat brigadir kepala (Bripka). Saya kenal keduanya karena warga sini," sebut warga tadi.(l6)



0 komentar:

Posting Komentar


Bupati Bengkalis Santuni 605 Anak Yatim-Kaum Dhuafa di Mandau

Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan di Mesjid Baitulrahmah Duri

Dihadiri Bupati, Kajari Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama

Lingkungan

NASIONAL/ INTERNASIONAL

POLITIK

HUKUM & KRIMINAL

EKONOMI

MIGAS

UNIK&ANEH

OLAHRAGA

AUTO

TEKNOLOGI

 

SOSIAL

PENDIDIKAN

SENI & BUDAYA

All Rights Reserved © 2012 RiauGreen.com | Redaksi | Riau