"Sedangkan korban meninggal diketahui bernama Ulfa Rahayu, umur 14 tahun dan berstatus pelajar SMP," kata Kapolres Inhil AKBP Suwoyo dihubungi wartawan dari Pekanbaru, Selasa.

Ia menjelaskan, ratusan warga mulai mengalami keracunan pada Senin (25/11) setelah sehari sebelumnya mengikuti kegiatan Yasinan Akbar di Gedung Majelis Taklim Mambaul Hikmas Desa Kembang Mekar Sari, Kecamatan Keritang, Inhil.

"Gejala yang muncul yaitu kepala pusing, mual, muntah dan diare," ujarnya.

Korban meninggal bernama Ulfa sempat menjalani perawatan di Puskesmas Kotabaru sebelum akhirnya meninggal dunia pada Selasa (26/11) sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut dia, peserta acara itu diikuti pelajar dan warga sekitar. Dari jumlah korban 236 orang, sebanyak 65 orang sampai kini masih dirawat insentif di Puskesmas setempat karena harus diinfus. Sedangkan, sebanyak 171 orang sisanya menjalani rawat jalan.

Ia mengatakan, pada saat acara yasinan, panitia membagikan makanan yang dimasak pihak panitia. Namun, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti keracunan itu.

"Pihak Puskesmas sudah mengirimkan sampel makanan ke RSUD Tembilahan untuk mengetahui penyebab keracunan," ujarnya.

Ia menambahkan, Puskesmas Kotabaru sudah mendirikan Posko untuk mengobati masyarakat yang mengalami keracunan makanan. (ant)