CINTA NEGERIKU

RIAU UNTUK INDONESIA

Facebook | Twitter | Advertise

Thu Apr 03 2025 21:19:07 GMT+0000 (Coordinated Universal Time)

Beras Indonesia Mengandung Arsenik?

Minggu, Oktober 07, 2012

RiauGreen - Arsenik yang merupakan bahan kimia berbahaya, diduga berada dalam beras yang beredar di Indonesia. Kandungan tersebut masuk melalui pestisida yang sering digunakan petani untuk menyingkirkan hama dari tanaman padi tersebut.

Baru-baru ini, di Amerika sendiri telah disarankan untuk mengurangi konsumsi beras karena adanya kekhawatiran terhadap arsenik yang terkandung di dalamnya. Dalam majalah Consumer Reports, 20 September lalu menyatakan bahwa nasi yang dimakan sekali sehari dapat mendorong kadar arsenik dalam tubuh manusia naik 44 persen. Sementara untuk konsumsi dua hari sekali dapat meningkatkan kadar arsenik hingga 70 persen.

Produk arsenik yang terbawa dalam beras tersebut dikatakan bisa masuk melalui air dan makanan ke dalam tubuh. Studi yang dilakukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa arsenik juga terkandung di Thailand. Hal tersebut dipicu oleh tambang timah yang mengandung bahan tersebut.

Hingga kini, berbagai penelitian masih dilakukan untuk mengetahui kandungan arsenik dalam beras tersebut. Apalagi, Indonesia juga mengimpor beras dari Thailand dan Vietnam. Tahun ini saja Indonesia telah mengimpor sebanyak 834.000 ton.

Kementerian Pertanian mengaku tengah meneliti tentang kandungan batas arsenik pada beras yang ada di Indonesia.

"Kami masih meneliti tentang hal itu, masih kita teliti berapa persen arsen yang terdapat dalam beras yang dikonsumsi di Indonesia. Pokoknya ini masih dalam taraf penelitian soalnya terdapat level akan arsen tersebut serta kandungan variasinya," ujar Peneliti Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian (BB Pascapanen) Endang Romjali.

Racun yang berasal dari arsenik ini adalah buatan manusia dan sumber sintesis. Arsenik merupakan metaloid mengilap abu-abu dalam bentuk elemen yang terjadi secara alami di kerak bumi yang kemudian membuat jalan sendiri menuju dalam tanah dan air melalui proses pelapukan.

"Arsenik bisa masuk dari rantai makanan, lalu kandungan pestisida, air tanah yang tinggi hal itu yang membuat munculnya beras arsenik darimana saja," ujarnya.

Endang mengatakan beras yang terdapat kandungan arseniknya bukan terjadi di Indonesia saja. Pencemaran lingkungan dapat terjadi di beberapa negara yang tidak mempunyai irigasi yang baik. "Bangladesh dan India merupakan salah satu negara yang memiliki beras arsenik," ujarnya.


Tentunya dengan adanya beras yang mengandung zat arsenik sangatlah membahayakan tubuh. Namun, untuk di Indonesia sendiri masih dalam proses penelitian. "Beras arsenik belum mempunyai efek yang dapat membahayakan tubuh manusia. Hal ini masih dalam jangka panjang," ujarnya. (*)

By : Susi Dwi Hanifah
Sumber : memobee

0 komentar:

Posting Komentar


Bupati Bengkalis Santuni 605 Anak Yatim-Kaum Dhuafa di Mandau

Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan di Mesjid Baitulrahmah Duri

Dihadiri Bupati, Kajari Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama

 

SOSIAL

  • Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan di Mesjid Baitulrahmah Duri
  • Bupati Bengkalis Santuni 605 Anak Yatim-Kaum Dhuafa di Mandau
  • Dihadiri Bupati, Kajari Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama
  • 462.67 Ribu Jiwa Rakyat Riau Miskin
  • Turis Amerika Kunjungi Masjid Agung An Nur Pekanbaru
  • Warga: Kapal Berlabuh di Kantor Bupati Bengkalis jadi Sejarah
  • PENDIDIKAN

  • Guru Berprestasi di Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional
  • IARMI Riau Canangkan Bangun Universitas UARMI
  • Oknum Sekolah di Riau Terindikasi Selewengkan Dana BOS
  • 213 Mahasiswa STAI Laksanakan KKN di 5 Kecamatan Bengkalis
  • SMPN 1 Mandau dan SMAN 1 Bukit Batu Raih Juara di LPI Bengkalis 2014
  • Herliyan: Dengan Membaca Dapat Tingkatkan Kualitas SDM di Berbagai Bidang
  • SENI & BUDAYA

  • Turis Amerika Kunjungi Masjid Agung An Nur Pekanbaru
  • Sekda Bengkalis Ajak Pegawai Pemkab Ramaikan Wirid Pengajian
  • Tarekat Naqsabandiyah di Padang Sudah Tarawih Malam Ini, Besok Puasa
  • Meranti Juara 3 Parade Tari Daerah Riau Tahun 2014
  • Gubri Minta PWI dan Balai Adat Perjuangkan RTRW Riau
  • Bupati Buka Rapat Kerja Daerah LAMR Bengkalis 2014
  • All Rights Reserved © 2012 RiauGreen.com | Redaksi | Riau