CINTA NEGERIKU

RIAU UNTUK INDONESIA

Facebook | Twitter | Advertise

Fri Apr 04 2025 02:55:46 GMT+0000 (Coordinated Universal Time)

Penyelundupan BBM Terbesar, 59.888 Metrik Ton Minyak Chevron Dumai Diselundupkan ke Malaysia

Kamis, Juni 05, 2014

Kapal Tanker. (ilustrasi)
DUMAI, RIAUGREEN.COM - Penyelundupan minyak dan BBM terbesar dalam sejarah berhasil digagalkan. Petugas Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau menangkap kapal tanker MT Jelita Bangsa berbendera Indonesia. Pasca penangkapan ini, Bea Cukai Tanjung Balai Karimun akan bekerjasama dengan Kepolisian dan Satgas BBM.

Kapal tersebut diduga akan menyelundupkan minyak mentah dan BBM ke Malaysia. Lokasi penangkapan adalah di perairan Karimun, Kepulauan Riau.

"Kita menahan Kapal MT Jelita Bangsa dengan bendera Indonesia. Saat itu kapal tersebut bermuatan minyak mentah dengan jumlah kurang lebih 59.888 metrik ton," ungkap Kapusdik Reskrim Polri Kombes Pol Alex Sampe dalam pesan singkatnya seperti dilaporkan detik, Rabu (4/6/2014).

Alex mengatakan, minyak mentah tersebut berasal dari sumur Chevron Dumai,yang akan dikirim ke kilang Balongan milik Pertamina.

"Muatan minyak mentah dari Chevron Dumai untuk PT Pertamina Balongan, tercantum dalam manifest," ujarnya.

Ia mengungkapkan, kapal MT Jelita tersebut harusnya mengirim minyak ke Balongan. Namun dalam perjalanan dibelokkan ke perairan Malaysia untuk diselundupkan ke Malaysia.

"Kapal itu ada GPS-nya, ternyata dia belok ke perairan Malaysia untuk diselundupkan ke Malaysia. Di perjalanan bertemu serta bernegosiasi dengan MT Ocean Maju dan dilakukan transer secara ship to ship atau dikencingkan dari MT Jelita Bangsa ke MT Ocean Maju dengan jumlah kurang lebih 1.000 ton minyak mentah dan diakui asal cargo muatan dari MT Jelita Bangsa," ujarnya.


"Dalam pemeriksaan sebelumnya mereka juga telah menjual minyak dan BBM ke kapal lainnya, dan semua kapal telah kita amankan. Saat ini Nahkoda MT Jelita Bangsa sedang dalam proses hukum," tambahnya.

Alex mengungkapkan lagi, kapal MT Jelita Bangsa tersebut merupakan kapal yang disewa oleh PT Pertamina untuk mengirimkan minyak ke Balongan.

"Kapal ini kapal yang disewa Pertamina," tegasnya.

Alex menambahkan, kejadian seperti ini tidak hanya satu dua kali terjadi, tetapi sering.

"Bayangkan berapa triliunan uang negara yang hilang jika penyelundupan ini terealisasi, sejauh ini penangkapan ini yang terbesar jumlahnya selama sejarah Indonesia," tutupnya. (r1)



0 komentar:

Posting Komentar


Bupati Bengkalis Santuni 605 Anak Yatim-Kaum Dhuafa di Mandau

Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan di Mesjid Baitulrahmah Duri

Dihadiri Bupati, Kajari Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama

 

SOSIAL

  • Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan di Mesjid Baitulrahmah Duri
  • Bupati Bengkalis Santuni 605 Anak Yatim-Kaum Dhuafa di Mandau
  • Dihadiri Bupati, Kajari Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama
  • 462.67 Ribu Jiwa Rakyat Riau Miskin
  • Turis Amerika Kunjungi Masjid Agung An Nur Pekanbaru
  • Warga: Kapal Berlabuh di Kantor Bupati Bengkalis jadi Sejarah
  • PENDIDIKAN

  • Guru Berprestasi di Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional
  • IARMI Riau Canangkan Bangun Universitas UARMI
  • Oknum Sekolah di Riau Terindikasi Selewengkan Dana BOS
  • 213 Mahasiswa STAI Laksanakan KKN di 5 Kecamatan Bengkalis
  • SMPN 1 Mandau dan SMAN 1 Bukit Batu Raih Juara di LPI Bengkalis 2014
  • Herliyan: Dengan Membaca Dapat Tingkatkan Kualitas SDM di Berbagai Bidang
  • SENI & BUDAYA

  • Turis Amerika Kunjungi Masjid Agung An Nur Pekanbaru
  • Sekda Bengkalis Ajak Pegawai Pemkab Ramaikan Wirid Pengajian
  • Tarekat Naqsabandiyah di Padang Sudah Tarawih Malam Ini, Besok Puasa
  • Meranti Juara 3 Parade Tari Daerah Riau Tahun 2014
  • Gubri Minta PWI dan Balai Adat Perjuangkan RTRW Riau
  • Bupati Buka Rapat Kerja Daerah LAMR Bengkalis 2014
  • All Rights Reserved © 2012 RiauGreen.com | Redaksi | Riau