CINTA NEGERIKU

RIAU UNTUK INDONESIA

Facebook | Twitter | Advertise

Fri Apr 04 2025 11:14:45 GMT+0000 (Coordinated Universal Time)

Bupati Kampar dan Istri Diduga Aniaya Warga

Selasa, Juni 03, 2014

Nur Asmi, korban penganiyaan
KAMPAR, RIAUGREEN.COM - Bupati Kampar Jefri Noer beserta istrinya Eva Yuliana dilaporkan ke Kepolisian Resor Kampar terkait dengan dugaan penganiayaan terhadap Nur Asmi, warga Pulau Birandang, Kampar Kiri. Akibat penganiayaan itu, Asmi mengalami lebam di sekujur tubuh. Saat ini korban dirawat di Rumah Sakit Umum Arifin Ahmad, Pekanbaru.

"Kami sudah melaporkan perkara ini ke Polres Kampar," kata Asmi, saat ditemui Tempo, Senin, 2 Juni 2014.

Asmi menceritakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 31 Mei 2014, sekitar pukul 17.00 WIB di atas lahan seluas lima hektare, tepatnya di Desa Pulo Birandang, Kecamatan Kampar Timur, Kampar Kiri. Bupati Jefri menuduh Asmi beserta suaminya, Jamal, mencaplok lahan miliknya.

Menurut Asmi, saat itu dirinya dan suami hendak pulang dari kebun mereka. Kemudian mampir sebentar di gubuk milik Jefri Noer. Tidak lama berselang, Jefri Noer beserta istrinya Eva Yuliana dan dua ajudan datang menggunakan mobil dinas BM-1-F.

Saat turun mobil, kata Asmi, Jefri Noer kemudian mendekati dan menuduh Jamal merampok lahan miliknya. "Lalu saya membela suami, saya bilang kepada Bapak Bupati bahwa kami sudah beli lahan satu hektare dari Ali Akbar, warga Pulau Birandang, jadi tidak ada urusan dengan Pak Bupati," Asmi menjelaskan.

Mendengar pernyataan itu, Eva tidak terima lalu menyerang Asmi dengan memukuli sekujur tubuhnya, kemudian dua ajudan juga turut mengeroyok wanita 36 tahun tersebut. "Saya sampai tersungkur, tapi masih dipukuli juga oleh mereka," kata dia.

Saat dikonfirmasi, Eva Yuliana membantah segala tuduhan tersebut. Menurut dia, pihaknya hanya sekedar mengingatkan karena Asmi dan suaminya, Jamal, telah mencaplok lahan. "Tidak benar itu, justru saya yang ingin diserang dia, lalu saya tangkap tangannya, kemudian dibantu oleh ajudan untuk melerai," kata Eva, kepada Tempo, melalui seluler.

Eva juga membantah lahan tersebut miliknya. Menurut Eva, lahan tersebut merupakan milik investor melalui penanaman modal asing yang telah ditanami kelapa sawit, rencananya juga bakal dibangun pabrik kelapa sawit. (red/tc)

0 komentar:

Posting Komentar


Bupati Bengkalis Santuni 605 Anak Yatim-Kaum Dhuafa di Mandau

Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan di Mesjid Baitulrahmah Duri

Dihadiri Bupati, Kajari Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama

 

SOSIAL

  • Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan di Mesjid Baitulrahmah Duri
  • Bupati Bengkalis Santuni 605 Anak Yatim-Kaum Dhuafa di Mandau
  • Dihadiri Bupati, Kajari Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama
  • 462.67 Ribu Jiwa Rakyat Riau Miskin
  • Turis Amerika Kunjungi Masjid Agung An Nur Pekanbaru
  • Warga: Kapal Berlabuh di Kantor Bupati Bengkalis jadi Sejarah
  • PENDIDIKAN

  • Guru Berprestasi di Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional
  • IARMI Riau Canangkan Bangun Universitas UARMI
  • Oknum Sekolah di Riau Terindikasi Selewengkan Dana BOS
  • 213 Mahasiswa STAI Laksanakan KKN di 5 Kecamatan Bengkalis
  • SMPN 1 Mandau dan SMAN 1 Bukit Batu Raih Juara di LPI Bengkalis 2014
  • Herliyan: Dengan Membaca Dapat Tingkatkan Kualitas SDM di Berbagai Bidang
  • SENI & BUDAYA

  • Turis Amerika Kunjungi Masjid Agung An Nur Pekanbaru
  • Sekda Bengkalis Ajak Pegawai Pemkab Ramaikan Wirid Pengajian
  • Tarekat Naqsabandiyah di Padang Sudah Tarawih Malam Ini, Besok Puasa
  • Meranti Juara 3 Parade Tari Daerah Riau Tahun 2014
  • Gubri Minta PWI dan Balai Adat Perjuangkan RTRW Riau
  • Bupati Buka Rapat Kerja Daerah LAMR Bengkalis 2014
  • All Rights Reserved © 2012 RiauGreen.com | Redaksi | Riau