CINTA NEGERIKU

RIAU UNTUK INDONESIA

Facebook | Twitter | Advertise

Mau Berpikir Lebih Baik? Tidurlah 6 Jam

Kamis, Juni 19, 2014

Tidur yang berkualitas di malam hari mungkin sama pentingnya dengan diet, berolahraga, dan menjaga kesehatan mental terkait dengan menjaga kemampuan otak tetap stabil di usia dewasa. Sebuah penelitian di University of Oregon menemukan, orang yang tidur 6 sampai 9 jam setiap hari cenderung memiliki kemampuan berpikir lebih baik daripada yang tidur kurang atau lebih dari jumlah yang disebutkan di atas.Penelitian yang melibatkan lebih dari 30.000 orang dan 50 orang tua di enam negara ini menemukan, orang yang tidur terlalu sebentar atau terlalu lama cenderung punya kemampuan kognitif lebih buruk daripada orang-orang yang tidur 6 sampai 9 jam sehari.

“Kami ingin mengetahui hubungan antara dimensia dan penurunan fungsi kognitif saat orang bertambah usia dengan pentingnya jumlah tidur yang cukup. Penelitian kami memberikan bukti bahwa tidur yang cukup sangatlah penting,” ujar Theresa E Gildner, yang memimpin riset yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine itu.

Di ke-enam negara tersebut, yang sangat berbeda secara budaya, ekonomi, dan lingkungan, terdapat kesamaan pola. Peserta riset dari enam negara tersebut–Cina, Ghana, India, Meksiko, Rusia, dan Afrika Selatan–ditanya tentang berapa lama mereka biasanya tidur. Lalu mereka diberikan tes kognitif umum, termasuk mengingat kata-kata yang dipresentasikan secara tiba-tiba, lalu kata-kata terebut kemudian ditanya lagi, hal yang sama dilakukan, namun mengenai angka, dan diulang lagi.

Hasilnya menunjukkan sebagai berikut.

· Di ke-enam negara tersebut, pria dilaporkan memiliki kualitas tidur yang lebih baik ketimbang perempuan. Meksiko adalah negara yang punya catatan paling baik.

· Perempuan di semua negara, kecuali di Rusia dan Meksiko, dilaporkan memiliki durasi tidur yang lebih lama ketimbang pria. Pria dan perempuan di Afrika Selatan tidur lebih lama daripada pria dan perempuan di negara-negara lain. Yang paling sedikit tidur dari keduanya terjadi di India.

· Orang yang tidur kurang dari 6 jam dan lebih dari 9 jam mendapatkan nilai tes kognitif yang jauh lebih rendah dbandingkan yang lain.


Menurut J.Josh Snodgrass, seorang profesor antropologi, “Penelitian ini sangat kuat dan berbeda dengan apa yang dilakukan di waktu lampau, itu karena bagaimana mengumpulkan data secara konsisten, lintas negara, dan mengambil contoh secara acak.” Josh juga menambahkan, tidur adalah sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan kita, tapi masyarakat kita kurang menghargainya. (asatu)


0 komentar:

Posting Komentar


Bupati Bengkalis Santuni 605 Anak Yatim-Kaum Dhuafa di Mandau

Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan di Mesjid Baitulrahmah Duri

Dihadiri Bupati, Kajari Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama

Lingkungan

NASIONAL/ INTERNASIONAL

POLITIK

HUKUM & KRIMINAL

EKONOMI

MIGAS

UNIK&ANEH

OLAHRAGA

AUTO

TEKNOLOGI

 

SOSIAL

PENDIDIKAN

SENI & BUDAYA

All Rights Reserved © 2012 RiauGreen.com | Redaksi | Riau