CINTA NEGERIKU

RIAU UNTUK INDONESIA

Facebook | Twitter | Advertise

Thu Apr 03 2025 17:51:14 GMT+0000 (Coordinated Universal Time)

Prediksi Baru Ilmuan Kapan Kiamat Terjadi

Sabtu, Juli 06, 2013

foto : net
RIAUGREEN.COM - Para ilmuwan kembali memprediksi kapan dunia ini akan berakhir lewat penelitian. Hasilnya, itu semua akan terjadi lebih dari dua miliar tahun ke depan.

Dilansir The Telegraph, Sabtu 6 Juli 2013, studi terbaru yang dilakukan para ilmuwan menyebutkan sebelum dunia ini berakhir, semua hewan dan tumbuhan akan lenyap terlebih dahulu. Kemudian berlanjut pada mikroba kecil, sebelum akhirnya semua kehidupan di Bumi benar-benar berakhir.

Mereka memprediksi kiamat akan datang dengan karbon dioksida yang sangat sedikit di lapisan atmosfer. Prediksi ini didasarkan pada simulasi komputer tentang dampak perubahan jangka panjang dari matahari pada Bumi.

Para ahli sedang berusaha mencari cara mencegah pemanasan global yang sudah tidak lagi terkendali. Tetapi matahari yang menjadi semakin panas seiring dengan menuanya usia, penguapan yang terjadi bersama reaksi kimia dengan air hujan, akan terus mengikis karbon dioksida.

Kurang dari satu miliar tahun dari sekarang, proses fotosintesis tanaman akan semakin sulit dan membuatnya susah bertahan hidup. Ketika itu terjadi, kehidupan di bumi juga akan mulai berkurang.

Dengan hilangnya tanaman, hewan herbivora juga akan mulai punah, begitu juga dengan hewan karnivora yang memangsa mereka serta mikroba.

Matahari yang terus menua diharapkan tetap stabil selama miliaran tahun berikutnya, meski bakal menjadi makin terang. Dampaknya, radiasi semakin intens terjadi dan menyebabkan panas di bumi meningkat drastis hingga lautan menguap.

Setelah satu miliar tahun, lautan akan menjadi kering dengan meninggalkan mikroba yang disebut extremophiles. "Semua makhluk hidup membutuhkan air, sehingga setiap kehidupan yang tersisa akan tergantung dengan sisa air yang ada di bumi," ujar astrobiolog Jack O'Malley-James, dari University of St Andrews di Skotlandia saat pertemuan Astronomi Nasional.

Organisme yang masih hidup juga harus mengatasi ekstrimnya suhu dan radiasi ultraviolet yang sangat intens. Diperkirakan pada akhirnya mereka juga akan mati.

"Ketika kita berpikir tentang apa yang harus dicari dalam pencarian kehidupan di luar bumi, pikiran kita sebagian besar akan dibatasi oleh kehidupan yang kita kenal saat ini," kata Jack.

Menurutnya, kehidupan bumi di masa depan akan sangat jauh berbeda dengan sekarang. "Berarti diperlukan upaya pencarian kehidupan baru di luar bumi"***


source : viva 



0 komentar:

Posting Komentar


Bupati Bengkalis Santuni 605 Anak Yatim-Kaum Dhuafa di Mandau

Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan di Mesjid Baitulrahmah Duri

Dihadiri Bupati, Kajari Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama

 

SOSIAL

  • Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan di Mesjid Baitulrahmah Duri
  • Bupati Bengkalis Santuni 605 Anak Yatim-Kaum Dhuafa di Mandau
  • Dihadiri Bupati, Kajari Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama
  • 462.67 Ribu Jiwa Rakyat Riau Miskin
  • Turis Amerika Kunjungi Masjid Agung An Nur Pekanbaru
  • Warga: Kapal Berlabuh di Kantor Bupati Bengkalis jadi Sejarah
  • PENDIDIKAN

  • Guru Berprestasi di Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional
  • IARMI Riau Canangkan Bangun Universitas UARMI
  • Oknum Sekolah di Riau Terindikasi Selewengkan Dana BOS
  • 213 Mahasiswa STAI Laksanakan KKN di 5 Kecamatan Bengkalis
  • SMPN 1 Mandau dan SMAN 1 Bukit Batu Raih Juara di LPI Bengkalis 2014
  • Herliyan: Dengan Membaca Dapat Tingkatkan Kualitas SDM di Berbagai Bidang
  • SENI & BUDAYA

  • Turis Amerika Kunjungi Masjid Agung An Nur Pekanbaru
  • Sekda Bengkalis Ajak Pegawai Pemkab Ramaikan Wirid Pengajian
  • Tarekat Naqsabandiyah di Padang Sudah Tarawih Malam Ini, Besok Puasa
  • Meranti Juara 3 Parade Tari Daerah Riau Tahun 2014
  • Gubri Minta PWI dan Balai Adat Perjuangkan RTRW Riau
  • Bupati Buka Rapat Kerja Daerah LAMR Bengkalis 2014
  • All Rights Reserved © 2012 RiauGreen.com | Redaksi | Riau